Selamat Datang Di Website Resmi CYBER MEDIA GROUP"
Promo Asuransi Mobil
Padang | | Setelah sukses melaksanakan SKW Angkatan I di Provinsi Sumatera Barat, yang diprakarsai oleh TUK MTP Padang yang dikepalai oleh Mairizal, S.H pada tiga tahun yang lalu. Kini Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, akan kembali digelar untuk SKW Angkatan ke II.  Sebelumnya, pada tiga tahun silam pihaknya telah menyelenggarakan SKW Angkatan I di Gedung Serbaguna PT. Semen Padang, tepatnya pada tanggal 29 s/d 30 Agustus 2022 yang lalu.   Menurut Mairizal, saat itu sebanyak 31 peserta (Asesi) angkatan pertama telah dinyatakan Kompeten oleh Assesor BNSP dan telah mendapatkan Sertifikat dari BNSP.  Berdasarkan hal tersebut, kini Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Sumatera Barat, kembali akan fokus dalam pelaksanaan Sertifikasi Kompentensi Wartawan (SKW) Angkatan ke II di Provinsi Sumatera Barat.  Demikian dikatakan Ketua DPD SPRI Sumbar, Mairizal, SH saat diwawancarai media online Mikanews, pada Minggu (06/4/2025).  Mairizal menambahkan, dalam waktu dekat, DPD SPRI Provinsi Sumatera Barat khususnya Kota Padang akan kembali melaksanakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia.  Mairizal menerangkan, setelah dirinya menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPRI tertanggal 26 Februari 2025 lalu, ia sudah mulai membentuk dan menyusun struktur organisasi kepengurusannya  Mairizal mengatakan, untuk itulah dalam waktu dekat ini DPD SPRI Sumbar akan melaksanakan acara pelantikan susunan kepengurusan DPD SPRI Sumbar, sekaligus pihaknya juga akan menyelenggarakan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) angkatan ke II di Padang.  Pihaknya akan bekerjasama dengan  Badan Nasional Serfikasi Pers (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Pers (LSP) Indonesia.  "nantinya dalam SKW Angkatan II tersebut, kita DPD SPRI Sumbar akan menghadirkan Asesor dari BNSP dan LSP Pers Indonesia," terang Mairizal.   Seperti yang diterangkan Mairizal pada Mikanews, dalam pelaksanaan SKW Angkatan ke II tersebut, pihaknya tetap akan mengacu kepada UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers.   Di mana, sesuai dengan tujuan dan fungsi organisasi pers, pada dasarnya adalah untuk memperkokoh pilar-pilar pers yang merdeka, profesional, dan bertanggung jawab, sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Pers.  Pembentukan organisasi pers di Indonesia, termasuk keberadaan DPD SPRI Sumbar, adalah merupakan manifestasi dari kebebasan berserikat dan berkumpul yang dijamin oleh Negara dan UU Pers.  Berdasarkan hal itulah, keberadaan DPD SPRI Sumbar sebagai organisasi pers yang sah dan terdaftar, juga memiliki potensi besar untuk terus menjalankan fungsi-fungsi organisasi pers sesuai dengan kebutuhan para anggotanya dan perkembangan industri pers di Indonesia pada umumnya dan Sumatera Barat pada khususnya.  “Kita akan melaksanakan acara pelantikan susunan pengurus DPD SPRI Sumbar sesuai dengan yang telah kita susun, rencananya pelantikan dan pelaksanaan SKW akan dilaksanakan di kota Padang, sedangkan tempat dan tanggal pelaksanaannya, akan secepatnya kita tentukan” ujar Mairizal pada Mikanews.  Dijelaskannya lagi, kegiatan tersebut merupakan langkah awal kinerja DPD SPRI, yang nantinya dalam SKW tersebut DPD SPRI Sumbar akan menghadirkan Asesor dari LSP Pers Indonesia yang berlisensi BNSP.  Menurutnya, dalam proses sertifikasi wartawan ini, LSP Pers Indonesia juga  menggunakan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK) Wartawan Indonesia yang telah terintegrasi oleh Kemenaker RI. Sementara Skema Sertifikasi yang digunakan juga telah terverifikasi oleh BNSP.  Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti SKW angkatan II ini, nantinya setiap peserta wajib melampirkan syarat-syarat yang telah ditentukan serta portofolio sesuai skema yang diinginkan.   Sedangkan portofolio merupakan bukti dari apa yang telah dikerjakan wartawan tersebut.  Untuk angkatan II ini, peserta SKW dapat mengikuti sesuai skema yang dimiliki, yakni  Skema Utama dan madya atau Skema Muda Reporter.  "Kita patut merasa bangga, sebab keberhasilan penyelenggaraan SKW Angkatan Pertama tiga tahun silam, tampaknya kini sudah banyak dilirik dan diminati oleh  kalangan media dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat, di mana mereka juga sudah berniat untuk mengikuti SKW sertifikat yang berlogo “Burung Garuda” bila kegiatan tersebut kembali dilaksanakan oleh LSP Pers Indonesia di kota Padang," tutup Mairizal.     (Rel | Zn)

Padang | | Setelah sukses melaksanakan SKW Angkatan I di Provinsi Sumatera Barat, yang diprakarsai oleh TUK MTP Padang yang dikepalai oleh Mairizal, S.H pada tiga tahun yang lalu. Kini Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia, akan kembali digelar untuk SKW Angkatan ke II. Sebelumnya, pada tiga tahun silam pihaknya telah menyelenggarakan SKW Angkatan I di Gedung Serbaguna PT. Semen Padang, tepatnya pada tanggal 29 s/d 30 Agustus 2022 yang lalu. Menurut Mairizal, saat itu sebanyak 31 peserta (Asesi) angkatan pertama telah dinyatakan Kompeten oleh Assesor BNSP dan telah mendapatkan Sertifikat dari BNSP. Berdasarkan hal tersebut, kini Dewan Pimpinan Daerah Serikat Pers Republik Indonesia (DPD SPRI) Sumatera Barat, kembali akan fokus dalam pelaksanaan Sertifikasi Kompentensi Wartawan (SKW) Angkatan ke II di Provinsi Sumatera Barat. Demikian dikatakan Ketua DPD SPRI Sumbar, Mairizal, SH saat diwawancarai media online Mikanews, pada Minggu (06/4/2025). Mairizal menambahkan, dalam waktu dekat, DPD SPRI Provinsi Sumatera Barat khususnya Kota Padang akan kembali melaksanakan kegiatan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) bersertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) yang bekerjasama dengan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) Pers Indonesia. Mairizal menerangkan, setelah dirinya menerima Surat Keputusan (SK) dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) SPRI tertanggal 26 Februari 2025 lalu, ia sudah mulai membentuk dan menyusun struktur organisasi kepengurusannya Mairizal mengatakan, untuk itulah dalam waktu dekat ini DPD SPRI Sumbar akan melaksanakan acara pelantikan susunan kepengurusan DPD SPRI Sumbar, sekaligus pihaknya juga akan menyelenggarakan pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Wartawan (SKW) angkatan ke II di Padang. Pihaknya akan bekerjasama dengan Badan Nasional Serfikasi Pers (BNSP) melalui Lembaga Sertifikasi Pers (LSP) Indonesia. "nantinya dalam SKW Angkatan II tersebut, kita DPD SPRI Sumbar akan menghadirkan Asesor dari BNSP dan LSP Pers Indonesia," terang Mairizal. Seperti yang diterangkan Mairizal pada Mikanews, dalam pelaksanaan SKW Angkatan ke II tersebut, pihaknya tetap akan mengacu kepada UU No. 40 Tahun 1999 Tentang Pers. Di mana, sesuai dengan tujuan dan fungsi organisasi pers, pada dasarnya adalah untuk memperkokoh pilar-pilar pers yang merdeka, profesional, dan bertanggung jawab, sebagaimana yang diamanatkan oleh UU Pers. Pembentukan organisasi pers di Indonesia, termasuk keberadaan DPD SPRI Sumbar, adalah merupakan manifestasi dari kebebasan berserikat dan berkumpul yang dijamin oleh Negara dan UU Pers. Berdasarkan hal itulah, keberadaan DPD SPRI Sumbar sebagai organisasi pers yang sah dan terdaftar, juga memiliki potensi besar untuk terus menjalankan fungsi-fungsi organisasi pers sesuai dengan kebutuhan para anggotanya dan perkembangan industri pers di Indonesia pada umumnya dan Sumatera Barat pada khususnya. “Kita akan melaksanakan acara pelantikan susunan pengurus DPD SPRI Sumbar sesuai dengan yang telah kita susun, rencananya pelantikan dan pelaksanaan SKW akan dilaksanakan di kota Padang, sedangkan tempat dan tanggal pelaksanaannya, akan secepatnya kita tentukan” ujar Mairizal pada Mikanews. Dijelaskannya lagi, kegiatan tersebut merupakan langkah awal kinerja DPD SPRI, yang nantinya dalam SKW tersebut DPD SPRI Sumbar akan menghadirkan Asesor dari LSP Pers Indonesia yang berlisensi BNSP. Menurutnya, dalam proses sertifikasi wartawan ini, LSP Pers Indonesia juga menggunakan Standar Kompetensi Kerja Khusus (SKKK) Wartawan Indonesia yang telah terintegrasi oleh Kemenaker RI. Sementara Skema Sertifikasi yang digunakan juga telah terverifikasi oleh BNSP. Sedangkan jumlah peserta yang mengikuti SKW angkatan II ini, nantinya setiap peserta wajib melampirkan syarat-syarat yang telah ditentukan serta portofolio sesuai skema yang diinginkan. Sedangkan portofolio merupakan bukti dari apa yang telah dikerjakan wartawan tersebut. Untuk angkatan II ini, peserta SKW dapat mengikuti sesuai skema yang dimiliki, yakni Skema Utama dan madya atau Skema Muda Reporter. "Kita patut merasa bangga, sebab keberhasilan penyelenggaraan SKW Angkatan Pertama tiga tahun silam, tampaknya kini sudah banyak dilirik dan diminati oleh kalangan media dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat, di mana mereka juga sudah berniat untuk mengikuti SKW sertifikat yang berlogo “Burung Garuda” bila kegiatan tersebut kembali dilaksanakan oleh LSP Pers Indonesia di kota Padang," tutup Mairizal. (Rel | Zn)

  Padang  | | Setelah sukses melaksanakan SKW Angkatan I di Provinsi Sumatera Barat, yang diprakarsai oleh TUK MTP Padang yang dikepalai ole...
Read More
SUMBAR.ID || Padang, – Dimasa arus balik Lebaran 1446 Hijriah, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kelancaran perjalanan.  Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan pada Senin (7/4/2025, bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat beberapa hari terakhir dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas.  "Cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk selalu waspada dan mengikuti instruksi petugas yang bertugas di lapangan," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya.  Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kelayakan kendaraan sebelum bepergian, termasuk sistem pengereman, kondisi ban, lampu, dan wiper. Selain itu, disarankan untuk mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi jalan licin atau tergenang air.  Masyarakat juga diminta untuk menjaga barang berharga dan tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal, khususnya di area-area seperti SPBU dan tempat istirahat (rest area). Selain itu, penting untuk mematuhi arahan petugas yang berjaga di titik-titik rawan.   Polda Sumbar berharap seluruh masyarakat dapat menjaga keselamatan diri dan keluarga selama perjalanan arus balik, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di jalan raya," tutupnya.(*)

SUMBAR.ID || Padang, – Dimasa arus balik Lebaran 1446 Hijriah, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat mempengaruhi kelancaran perjalanan. Kabid Humas Polda Sumbar, Kombes Pol Susmelawati Rosya, menyampaikan pada Senin (7/4/2025, bahwa hujan dengan intensitas ringan hingga lebat yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Barat beberapa hari terakhir dapat memengaruhi situasi keamanan dan ketertiban masyarakat, serta mengganggu keselamatan dan kelancaran lalu lintas. "Cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko kecelakaan di jalan. Kami mengimbau seluruh pengendara untuk selalu waspada dan mengikuti instruksi petugas yang bertugas di lapangan," ujar Kombes Pol Susmelawati Rosya. Beliau juga mengingatkan masyarakat untuk memeriksa kelayakan kendaraan sebelum bepergian, termasuk sistem pengereman, kondisi ban, lampu, dan wiper. Selain itu, disarankan untuk mengurangi kecepatan dan menjaga jarak aman, terutama saat kondisi jalan licin atau tergenang air. Masyarakat juga diminta untuk menjaga barang berharga dan tetap waspada terhadap potensi tindak kriminal, khususnya di area-area seperti SPBU dan tempat istirahat (rest area). Selain itu, penting untuk mematuhi arahan petugas yang berjaga di titik-titik rawan. Polda Sumbar berharap seluruh masyarakat dapat menjaga keselamatan diri dan keluarga selama perjalanan arus balik, serta bersama-sama menciptakan situasi yang aman dan tertib di jalan raya," tutupnya.(*)

  SUMBAR.ID  || Padang, – Dimasa arus balik Lebaran 1446 Hijriah, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) mengimbau masyarakat untuk...
Read More
Tebet || Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa.  Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008.  "Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25).  Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan.   Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045.  “kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon.

Tebet || Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Jakarta Selatan. Kegiatan itu turut dihadiri Yudy Hartanto selaku Founder dari Rumah Baca Zhaffa. Rumah Baca Zhaffa pun sudah hampir 17 tahun beroperasi. Tempat yang dikonsepkan sebagai Taman Bacaan Masyarakat itu sudah berdiri sejak 24 Agustus 2008. "Terwujudnya kegiatan belajar mengajar bersama ini, berawal dari permintaan salah satu taruna, BST John Anderson, yang menghubungi via telepon,” ujar Yudy, Senin (7/4/25). Menurutnya, usai dihubungi, dirinya merasa sangat senang dan semangat karena kesempatan tersebut dianggapnya sangat langka. Lima Taruna Akpol yang terdiri dari BST John Anderson, BST Aiman Dzaky, ABT Satrio Akbar, ABT Rashya Resdianto, ABT Bizzahro Pharsa pun mengaku sangat senang dan bangga karena melihat semangat para anak jalanan. Para peserta belajar-mengajar sangat bergairah untuk meraih ilmu pengetahuan agar bermanfaat masa mendatang. Para taruna Akpol itu juga berharap agar anggota polisi dan masyarakat dapat terus bermitra, saling membantu, mendukung, serta menginspirasi untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045. “kami berharap kegiatan ini dapat memotivasi rekan-rekan kami (Calon Perwira Polri) untuk semangat mewujudkan salah satu tugas seorang polisi yaitu memberikan pelayanan kepada masyarakat melalui pendidikan sebagai salah satu wujud pemenuhan hak asasi manusia, yang dalam hal ini diberikan kepada anak jalanan,” jelas BST Jhon.

  Tebet ||  Rumah Baca Zhaffa bersama lima taruna Akpol menggelar kegiatan belajar-mengajar bagi anak jalanan di daerah Manggarai, Tebet, Ja...
Read More